Kamis, 17 Oktober 2013

Tutorial samba server

Assalamualaikum sahabat blogasik dimanapun anda berada, ok kali ini saya bakal ngsih sedikit ilmu nih tentang mengkonfigurasikan "samba server" di sistem operasi linux Debian/Ubuntu
untuk lebih jelasnya silahkan baca selengkapnya di bawah yaa..












Kegunaan/fungsi dari Samba dalam jaringan komputer adalah :
Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba Software mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, Proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat.
Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Windows.


ok ini tutorial konfigurasinya :
> apt-get install samba

#konfigurasi samba
nano /etc/samba/smb.conf

(tambahkan syntax ini di posisi yang paling bawah)


[share]
path = /home/share/
comment = file share
browseable = yes
writeable = yes
read only = no
guest ok = yes

lalu simpan konfigurasinya

> /etc/init.d/smbd restart


#membuat direktori yang akan di sharing

- cd /home
- mkdir share
- chmod 777 share/

#membuat user samba

- smbpasswd -a share

- lalu ketikan password yg kalian inginkan juga

untuk mengeceknya masuk ke OS windows lalu ketikan IP address OS ubuntu di run, nanti akan muncul direktori yg tadi sudah kita buat di ubuntu

semoga bermanfaat ya sobat.. ;)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, jangan bosan-bosan untuk mengunjungi blogasik yaa ;)